Haruskah Berkorban?

1401 Kata

Samudra sama sekali tidak tahu kalau ternyata Om Jery berdiri di balik pintu kelas tempat di mana dia dan Boram mengobrol. Entah hanya kebetulan atau memang sebelumnya dia melihat Sam menarik Boram masuk lalu penasaran untuk mencari tahu. Ekspresi wajah Om Jery yang awalnya nampak terkejut berubah seperti wajah ramahnya yang biasanya membuat Sam tidak bisa menebak apa yang beliau pikirkan. Sam tidak terlalu mengkhawatirkan penilaian Om Jery. Malah bagus kalau beliau mengetahui hubungannya dengan Boram. Asalkan lelaki yang berjalan dengan punggung tegak di depannya ini tidak melakukan hal aneh seperti memberhentikan Boram dari pekerjaannya. Semoga saja Om Jery tidak bertindak egois dengan memanfaatkan kekuasannya untuk menekan Boram. Sam tidak akan pernah tinggal diam jika melihat Boram

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN