Keinginan Arbian

1722 Kata

"Kamu mengharap banget ya kembali sama Arbian?" Jenna yang duduk di kursi penumpang sibuk dengan ponsel di tangannya menoleh ke arah sahabatnya, Anggita, yang berkonsentrasi mengendarai mobil menuju ke salah satu cafe langganannya mengambil pesanan kue. "Kamu kan tahu, aku tuh dari dulu cintanya sama dia." Jenna mengatakannya seakan-akan hal itu seharusnya tidak perlu lagi dipertanyakan. "Aku menikah sama mantan suamiku itu karena dijodohkan." "Tapi keadaanya sekarang sudah berubah jauh, Jen." Anggita membelokkan mobilnya memasuki area pertokoan yang ramai. Kerutan samar muncul di dahi Jenna, "Berubah bagaimana? Kalau maksudmu sekarang kita sama-sama sedang tidak memiliki pasangan, bukannya itu malah bagus? Kita bisa menikah dan hidup bahagia nantinya," ucap Jenna yakin. "Kita toh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN