"Mau sampai kapan kau seperti itu, Diana? Sudah hampir satu jam kau mengomel dan berjalan mondar-mandir. Aku saja pusing melihatmu seperti itu." Pieter menggelengkan kepala, memijat pangkal hidung guna menyingkirkan rasa pusing yang mendera akibat kelakuan Diana—istrinya. Beberapa hari ini Diana selalu marah-marah tidak jelas. Melampiaskan kekesalan pada orang rumah yang tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan masalahnya. Pieter sangat yakin penyebab sikap sang istri yang demikian dikarenakan merasa tak terima. Kabar kehamilan Gwen seolah meruntuhkan dunia Diana. Perempuan yang telah melahirkan Nich itu tak henti menggerutu apabila setiap kali ada kesempatan menjelekkan menantunya. Baginya, Gwen tak lebih dari sekadar parasit yang harus segera dia basmi. Meskipun tahu kondisi Gwen

