Menyelidiki

1065 Kata

"Gwen!" Olivia memekik kaget ketika baru saja keluar dari lift hingga bawaan di tangan diempar asal. Dia terkejut bukan main saat menyaksikan sang kakak ipar tergeletak di lantai dengan kondisi mengenaskan. Mendekat dengan raut pucat, Olivia terduduk sambil berupaya menyadarkan Gwen yang belum sepenuhnya pingsan. Di angkatnya kepala Gwen, diletakkan di atas paha. "K-kau kenapa, Gwen? K-kau kenapa?" Sekujur tubuh Olivia gemetar melihat darah mengalir dari pangkal paha Gwen, sampai ke lantai. Kakak iparnya itu nampak kepayahan ditengah-tengah mempertahankan kesadarannya. "Ba-yi-ku ... ba-yi-ku." Tidak ada kalimat lain yang terlontar dari mulut Gwen selain 'bayi'. "To-long se-la-mat-kan bayiku, Oliv ...." pintanya sambil menggenggam erat-erat tangan Olivia. "I-iya. A-aku pasti selama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN