Bisakah dia meminta pada hatinya agar menghapus ukiran nama David dan mengukir nama baru di hatinya? Dia tahu bahwa banyak yang mengatakan dia bodoh, karena cintanya yang begitu dalam untuk David. Dia memang lelah mencintai David, tetapi setiap dia berusaha untuk mencoba menghilangkan perasaan itu, perasaannya itu malah semakin berkembang. Dia menghela napas berat ketika mengingat kejadian tadi di kantin. Dia menelungkupkan kepalanya di kasur sembari memejamkan matanya. "Kukira cinta itu indah, tetapi ternyata tak seindah itu. Katanya cinta tak pernah salah, takkan pernah berubah walau kadang hati tersakiti oleh salah. Katanya cinta tak pernah gagal, gagal 'tuk memaafkan karena cinta tak pernah salah. Tapi, mengapa cintaku kecewa?" Air mata menetes ke pipinya ketika bibir mungilnya i

