45 | Sahabat

1573 Kata

Dia rela dia yang terluka, asalkan jangan orang yang dia sayangi yang terluka. *** Cia tersenyum getir menatap gedung sekolahannya. Lerdo mengusap puncak kepala Cia sembari berucap, "Ayo turun, Dik. Gak ada apa-apa kok." Cia menarik napasnya dalam lalu membuka pintu mobil disusul oleh Lerdo. Lerdo merangkul bahu Cia membuat sebuah senyuman kecil terukir di bibirnya.  Siswa-siswi yang tadinya sedang menggosipi Cia langsung mengatupkan bibirnya rapat ketika melihat Lerdo dan Cia berjalan di koridor. Cia hanya tersenyum tipis saat melihat banyak teman-temannya yang menatap kasihan kepadanya.  Dia sangat tidak suka ditatap seperti itu, tetapi dia rasa hidupnya memang sangat miris. David yang melihat Cia berada di koridor langsung berlari memeluk Cia erat, sehingga membuat Cia membelakkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN