Mengapa hatinya kembali terjatuh pada laki-laki yang tidak serius dengannya? *** Cia mengembuskan napasnya pelan sebelum menggerakan kursi rodanya menuju kantin sekolah. Dia butuh sesuatu yang segar untuk tenggorokannya. Dia memelankan kursi rodanya ketika mendengar suara bisikan dari dalam gudang sekolah. Dia menggerakan kursi rodanya ke gudang sekolah untuk mengecek siapa yang berada di gudang sekolah ketika jam pelajaran. "Apa rencana selanjutnya?" Cia menaikkan sebelah alisnya. Bukankah itu adalah suara Vita? Tapi, bagaimana bisa Vita berada di sana? "Kita belum tahu apa yang mau direncanakan, Ta. Tapi, yang jelas kita harus bisa bikin Cia menderita." Cia membelalakkan matanya mendengar suara itu. Itu 'kan suaranya Reno. Ucap Cia dalam hati. "Ya udah, karena kita belum punya r

