Kalau memang menurut kamu, melepaskan dia adalah hal yang terbaik, lakukan. *** Cia berjalan dengan pelan menuju balkon kamarnya. Dia tersenyum kecil ketika melihat laki-laki itu berada di halaman rumahnya. Dia tidak tahu alasan laki-laki itu masih berada dalam lingkungan rumahnya. Dia kembali berjalan masuk ke dalam kamarnya karena dia tidak mau berpikir lebih jauh tentang laki-laki itu. Kini, dia sudah tidak memedulikan David. Hatinya sudah terlanjur terluka karena ucapan yang dilontarkan oleh laki-laki itu. Dia tidak mengerti alasan laki-laki itu mengatakan dirinya murahan. Yang jelas, dia sangat kecewa dengan hal itu. Dia mengambil ponselnya dan mencari kontak seseorang yang dia rasa dapat membantunya melupakan kejadian yang tadi. Tidak perlu menunggu lama, orang yang dia telepon

