Dia takut bahwa ternyata selama ini dia hanyalah sebagai pemeran pengganti ketika pemeran utama di hati laki-laki itu tidak ada. *** Vita menghela napas bingung karena otaknya tidak menemukan ide yang bagus untuk menghancurkan hidup Cia. Reno menggebrak meja membuat Vita, Devan, dan seseorang itu mendelik tak suka padanya. "Kalau punya ide ya sisa ngomong, gak usah pakai gebrak meja segala," sinis seseorang itu membuat Reno langsung mengucapkan kata maaf berkali-kali. "Kenapa kita gak pakai rencana lo yang waktu itu, Dev?" tanya Reno sembari tersenyum licik membuat semuanya menatap Devan. "Yang mana?" tanya Devan bingung karena dia terlalu banyak membuat rencana, tetapi tidak ada satu pun rencananya yang dilaksanakan oleh mereka. "Manfaatin Varo," jawab Reno tersenyum membuat Vita me

