Setelah kesannya pulih total, Bella pun kembali melakukan aktifitasnya seperti biasa. Sekolah, dia kembali masuk sekolah seperti biasa dan berangkat dengan diantarkan pak Robin, supir pribadinya. "Makasih ya, pak," ucapnya begitu mobil itu berhenti tepat di depan gerbang sekolah. "Sama-sama, non," jawabnya. Bella membuka pintu dan keluar. Menutup kembali dengan rapat lalu keluar. Tepat saat kakinya memasuki gerabangs sekolah, suara riang dari Dewi terdengar memanggilnya. "Bel, sini," Dewi melambaikan tangan. Tapi kali ini dia hanya diam tanpa ekspresi. Bahkan dia tidak menoleh atau berencana untuk nimbrung. "Kok di cuekin sih?" sungut Dewi. Bella terlihat melalui lorong menuju kelasnya tanpa menoleh sekilas pun. Dewi yang saat itu tengah bersama trio handsome itu hanya bisa diam tak

