Di luar Dugaan

1609 Kata

Seluruh penjuru sekolah sudah terlihat sepi karna sebagian besar siswa sudah pulang. Bella dan Dewi berjalan menuju parkiran seperti biasa. Mereka tidak mengatakan sepatah katapun, hanya suara hentakan sepatu yang terdengar jelas dari kaki keduanya. "Bel," suara Yudha yang muncul dibelakangnya dengan senyuman. "Maaf, kita huru-buru," ucap Bella sehingga terlihat jelas sedang menghindarinya. Dewi menahan langkah kakinya karna tak menyangka Yudha akan berani menghampiri mereka. Dia menatap Yudha penuh kebencian dan ingin rasanya memaki tepat di depan wajahnya. "Ayo, wi," Bella menarik lengannya. "Kenapa lu ngga tunggu aja dia ngomong?" ucap Dewi menahan kesal. "Percuma ngomong sama tembok," jawab Bella. "Paling ngga lu bisa nanya alasan dia berbuat kayak gitu," sungut Dewi. "Dia pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN