44

1780 Kata

Malam itu, Giselle benar-benar tidak bisa tidur. Giselle sangat pusing memikirkan tentang apa yang harus ia lakukan, bagaimana ia bisa kembali pada cintanya yang dulu. Bagaimana ia bisa memperbaiki kesalahannya yang ia yakin bahwa kesalahannya sudah sangat fatal. Meskipun begitu tapi jujur saja ia benar-benar masih menyayangi Gara. Ia ingin kembali bersama Gara. Pagi harinya Giselle terbangun dengan wajah yang sangat pucat, tak hanya itu saja karena mata Giselle pun terlihat memerah dengan kantung mata yang hitam dan membesar. Giselle menangis semalaman tapi tetap saja air mata itu tidak cukup untuk dirinya, air mata itu masih tetap keluar. Pasalnya ia sudah lama menjadi pacar Giselle tapi tetap saja ia tak tahu. Ia tak tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh Gara, ia tak tahu bagaimana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN