42

1755 Kata

"Jangan banyak-banyak Gar, besok masih harus sekolah." ujar Aksa. "Persetan sama sekolah." ujar Gara kepada Aksa dan Aksa hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar. Gara terlihat tak ingin memikirkan apa pun. "Gua masih sayang sama Giselle, tapi gua juga ga bisa sama dia. Menurut Lo gua harus apa?" tanya Gara kepada mereka semua yang ada di table tersebut. Tak hanya ada Aksa dan Vano saja, tapi juga ada Abdi, Fero dan beberapa teman yang lainnya. Mereka menatap ke arah Gara saat ini. "Kalo Lo mau tahu jawabannya, Lo bisa kasih tahu ke kita dulu. Sebenarnya Lo kenapa? Sebenarnya kenapa Lo mutusin Giselle? Apa alasan Lo mutusin Giselle?" tanya Vano kepada Gara, dan Gara hanya diam saja. Gara tampak tertawa, karena ia pikir meskipun ia bercerita kepada mereka, mereka tidak akan paham kena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN