Suasana kediaman Fathir kembali ramai setelah anak, menantu dan cucu-cucunya kembali ke Jakarta. Tak hanya mereka berempat, ada satu orang yang sejak semalam tidak mau pulang meskipun telah diusir dengan tidak sopan. Ya, Arsya bersikeras ingin tetap menginap. Selain telah ditawari oleh si empunya rumah, dia juga beralasan sudah tengah malam tak berani pulang ke rumahnya. Ihsan tidak tinggal diam, dia meminta anak buahnya untuk mengantar sepupunya yang tengah mode manja. Takut lewat jalanan sepi dan gelap. Jika, keluarganya tahu soal itu pasti Arsya akan dijadikan bulan-bulanan saat acara keluarga. Bukannya pulang Arsya langsung berlari menuju ke arah kamar tamu yang sudah dipersiapkan untuknya. Tidak memperdulikan teriakan Ihsan yang menggema di seluruh lantai satu rumah mertuanya. “Fi

