Menyerahkan diri

2212 Kata

•• Happy reading •• Kadang, takdir dipertemukan dari kecil. "Huhhhhh," lenguh Vante saat dia membuka matanya dari tidurnya beberapa jam yang lalu. Kemudian, dia sedikit menaikkan punggungnya saat dirasa ada sesuatu yang menjanggal. "Apa ini?" ucapnya dan menarik barang tersebut. Ternyata, itu adalah bra Andara yang menyempil disana, Vante baru menyadari. Lalu, pria itu meletakkannya secara asal di bawah lantai, berdekatan dengan pakaiannya juga yang berserak. "Nyenyak sekali tidurnya, Dek," gumam Vante, wajahnya mendekat dan memperhatikan wajah Andara yang tertidur damai tanpa sehelai benang pakaian sedikitpun. Sudah dibilang, Vante tidak bisa menahannya, apalagi sudah diizinkan tadi. Tidak salah, Andara adalah istrinya. "Euhmm." Kini, Andara yang bergumam dalam tidur nyenyak tersebut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN