Matahari belum tenggelam sempurna di ufuk barat ketika mobil Gema memasuki pelataran rumah megah yang di depan pagarnya terdapat tulisan "umar's house". Semalam Abi menelpon Gema, meminta Gema untuk datang ke rumah bersama Faya. Katanya ada hal penting yang harus dibicarakan. Oleh sebab itu dari kampus Gema langsung menuju kerumahnya. Untung saja hari ini Bibi ikut rutinan di masjid komplek, jadi Faya tidak khawatir jika pulang malam dan meninggalkannya sendirian. Setelah mobilnya sudah terparkir rapi di dalam garasi, berjejer dengan mobil Abi Gema yang lainnya. Faya pun berniat untuk turun, namun tangannya yang akan membuka knop pintu mobil itu terhenti ketika Gema berseru. "Jangan, aku aja yang bukain!" Faya menatap Gema tak percaya, hei ini adalah hal baru. Gema tidak pernah bersikap

