BAB 22 : Berteman dengan Yuni

1636 Kata

Jemariku sedang asik berselancar di sebuah aplikasi market place berwarna orange khas, ketika notifikasi pesan datang dari nomor asing. Awalnya, enggan membaca. Karena sibuk memilih gaun, tetapi saat salah satu pesannya menunjukkan identitas istri Zul, maka aku dengan sigap meng-klik bar notifikasi. Sudut bibirku terangkat. (+62) 823 4214 **** Hai, Binar. Ini aku, Yuni. Aku segera membalas. Hai:) Aku save ya ... biar ada temen gibah:) Kubu di rumah Zul Hehe iya. Emoji jempol aku kirimkan sebagai balasan atas pesan basa-basinya. Meski ada jeda dua menitan tanpa ada pesan lagi, tapi aku tetap tidak meninggalkan aplikasi perpesanan sedetik pun. Menunggu kegelisahan Yuni mereda dan dia memohon padaku. Senyum kembali terbit, saat tulisan ‘online’ di bawah namanya berubah menja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN