Kayla memandangi pemandangan jalan raya dari dalam kafe. Hari ini terlalu padat untuk orang-orang yang baru saja menemukan pekerjaan mereka. Anak-anak sekolah yang baru saja keluar dari pintu gerbang juga menambah suasana riuh di kota itu. Tak jarang juga anak-anak sekolah mampir ke kafenya untuk sekedar menghilangkan penat, atau mengerjakan tugas sekolah diselingi memakan cemilan yang telah disediakan dalam buku menu. Terdengar bunyi lonceng yang menyadarkan Kayla dari lamunannya. Dan benar saja, segerombol anak sekolah sedang mengunjungi kafenya. Sepertinya mereka ingin bermain sebentar untuk menghilangkan penat. “Oh astaga, apa kalian tahu? William baru saja menyatakan cintanya padaku!” seru salah satu gadis diantara mereka. Sementara lainnya memberikan respon baik dan mendengarkan cer

