Dwayne berlari sejauh mmungkin dari perbatasan. Ia benar-benar lelah, terutama hari ini ia belum makan sedikit pun. Ingin berlari ke rumah Margareta, Dwayne ragu karena sudah pasti Rebecca dan vampir lainnya ada di sana. “Azumi, kau ada di mana?” tanya Dwayne pada Azumi menggunakan telepati. “Ah, di rumah Emma. Kami bertiga tidak apa-apa, bagaimana denganmu?” tanya Azumi balik. Tentu saja semua menghawatirkan kondisi Dwayne yang sudah terjun ke sarang lawan. “Aku baik-baik saja, aku akan pergi ke sana namun aku harus makan terlebih dahulu,” jelas Dwayne sembari mengawasi lingkungan yang ada di sekitarnya. Vampir juga memiliki pendengaran yang tajam, sudah tentu Dwayne takut jika para rakyat menemukannya dalam keadaan lapar. Tiba-tiba ada sesuatu yang bergerak di balik semak-semak yang

