Karena tak ingin terlalu larut dengan rasanya kepada Leonard mulai Lyora tundukan kepalanya dengan kedua pipi yang bersemu merah. Karenanya Leonard pun mulai tersadar dari tatapan dalamnya itu. Dan hal ini juga membuat keduanya malu atas hal apa yang baru saja mereka rasakan. keduanya mulai salah tingkah dan segera bangkit dari posisi duduk mereka. “Yaudah yok, Ra. Kita pulang sekarang aja ya. Nanti kita kemalaman,” ajak Leonard. “Oh iya, Mas Leon, ayok.” Jawab Lyora dan Leon pun segera menggandengnya menuju mobilnya. Kecanggungan diantara mereka semakin terasa dikala mereka berkendara. Hanya bisu tak ada satu pun kata. Hingga kini mereka tiba di hotel. Kembali Leonard gandeng tangan Lyora hingga mereka memasuki lift. Lyora cukup merasa senang kali ini. Karena waktu mereka berjalan-jal

