"Lo nulis apa, Kev waktu itu?" tanya Nada tiba-tiba. "Rahasia kok lo tanyain? Dasar aneh!" balas Kevand yang kembali fokus pada buku catatannya. Nada hanya mendengus kesal karena jawaban Kevand. Entah, rasanya ia begitu penasaran dengan surat yang Kevand tulis. Padahal, ini baru beberapa hari. Akhirnya, Kevand mengambil ponsel Nada yang membuat gadis itu mengernyit heran. Apa yang akan sahabatnya lakukan dengan ponsel miliknya? "Nih!" Kevand menunjukkan layar ponsel Nada kepada sang empunya. "Gue udah set reminder tuh buat 8 tahun ke depan." "HP gue kayaknya udah ganti kali, Kev." Nada memutar bola matanya. "Kan ini keepnya di e-mail. Gue tau lo nggak suka ganti-ganti akun." "Bisa aja, lo." "Ya kan biar lo nggak penasaran sekarang." "Iya, deh. Makasih, Kevand." "Nah udah nggak us

