Manusia Normal

1595 Kata

Pintu kamar Bram terbuka, Mauris melongok ke dalam dan hasilnya nihil, kamar dalam keadaan kosong dan tidak ada siapapun di dalamnya. Dia kembali menutup pintu kamar Bram. “Ehem ….” Suara deheman dari arah pintu masuk membuat Mauris terlonjak kaget dengan mengusap dad* sambil membalikan badannya. “Ya Allah, bapak. Kayak Jaelangkung saja tiba-tiba muncul." Plak. Bram memukulkan kopiah pada lengan Mauris dengan matanya yang membulat sempurna, di belakangnya Gunadi hanya cekikikan melihat rekannya ketahuan membuka kamar bos mereka. “Kamu mau nyuri apa, mengendap kayak maling!” tuduh Bram. Mauris menggaruk kepalanya dengan wajah yang meringis. “Rumah kosong pintunya terbuka, aku kira kalian diculik,” ujar Mauris asal ceplos. Gunadi tak bisa menahan tawa, begitu mendengar jawaban yang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN