"Sayang... hati-hati ya..." Olivia berteriak sekencang-kencangnya agar Bian yang berada di bawah sana dapat mendengarkannya. Bian melambaikan tangannya kepada istrinya itu sembari tersenyum tipis kemudian bergegas memasuki mobilnya. Berpamitan yang cukup aneh. Karena Olivia tidak kunjung mau mencium aroma dari parfum maupun tubuh Bian yang menurutnya tidak sedap itu, ia hanya melihat kepergian Bian dari balkon kamar mereka. Bian harus ekstra sabar kali ini, padahal ia sangat ingin mencium bibir ranum istrinya yang selalu menggoda sebelum pergi ke Bali untuk urusan bisnisnya. "Apa wangiku tidak sedap?" Bian melemparkan pertanyaan randomnya pada Reno yang sedang menyetir. Reno sempat melirik tuannya itu sepersekian detik dari kaca di dalam mobil. Terkadang Bian suka melemparkan pertanyaan-

