Bian menatap malas pada seseorang yang tidak ia harapkan untuk datang malah datang mengunjunginya. Raut wajahnya sama sekali tidak menampakkan raut kebahagiaan saat sedang dijenguk dalam keadaan sakit. Seseorang di hadapan Bian terlihat terdiam sesaat saat sudah beberapa kali melemparkan pertanyaan pada Bian dan hanya dijawab dengan seadanya. "Kalau sudah tidak ada yang ingin dibicarakan, silahkan pergi dan bawa jalang itu keluar dari rumahku," ucap Bian dengan nada datarnya. Pandangannya beralih menatap apa saja asal bukan pria yang tengah duduk di hadapannya. "Bisakah kau berbicara sedikit baik pada ayahmu sendiri?" "Memangnya ini masih kurang baik? kalau aku tidak baik, mungkin aku tidak akan membiarkan pintu itu terbuka untukmu," Bian terdengar terkekeh pelan membuat Adrian, ayah Bi

