"Ingat, terus kabari aku!" "Tenang saja. Apa kau benar-benar tidak mau ikut masuk? sebentar saja sepertinya tidak masalah." "Aku sudah terlambat." Olivia mengangguk paham. Sebenarnya Olivia sudah tahu alasan utama ia tidak ingin masuk adalah tidak ingin bertemu orang-orang di dalam sana, bukannya karena sudah terlambat. "Aku pergi dulu." "Baiklah, hati-hati." Bian mencium dahi Olivia singkat kemudian kembali masuk ke dalam mobilnya. Olivia menatap mobil Bian hingga benar-benar pergi. Setelah perginya Bian, Olivia beralih menatap mansion yang tidak kalah mewah dari mansion milik Bian. Sepertinya keluarga Bian menyukai hunian yang terlihat mewah seperti ini. Meskipun awalnya Bian tidak tahu dengan pasti dimana rumah ayahnya di London, ia bisa mendapatkannya dengan sangat mudah dan cepa

