Part 61

1795 Kata

Bian keluar dari mobilnya kemudian menatap sebuah rumah yang baru pertama kali ia datangi. Rumah ini cukup besar dan bagus, terasa sangat nyaman untuk ditinggali. Ia berjalan menuju pintu utama rumah itu. Diangkatnya tangannya sedikit ragu untuk menekan bel. Namun sesaat kemudian ia memantapkan dirinya dan menekan bel rumah itu. Tidak lama, terlihat seorang pria paruh baya membukakan pintu untuknya. Wajahnya terlihat cukup terkejut melihat seseorang yang ia ketahui adalah Bian itu datang ke rumahnya. Benar-benar hal yang tidak disangka-sangka melihat bos besar ini menyempatkan waktunya untuk berkunjung. "Selamat malam," sapa Bian.  "Selamat malam Tuan Bian. Senang bisa bertemu lagi dengan anda," ucapnya senang. Bian melemparkan senyum tipisnya merespons. "Silahkan masuk." Bian menganggu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN