Bab.124 Cincin Pengganti

1841 Kata

Pasrah, itu yang bisa Liam lakukan sekarang setelah lamaran romantis yang bahkan sudah dia persiapkan sejak jauh hari gagal total oleh kelakuan Barbar. Sedang Shera malah tidak bisa berhenti tertawa sampai-sampai perutnya kaku. Lucu, ini akan jadi pesta ulang tahun yang paling berkesan seumur hidupnya. Semua sampai ngos-ngosan mengejar Barbar. Bahkan meja kursi dan hiasan bunga di ruangan sampai berantakan. Barbar memang bisa ditangkap, tapi percuma saja sedang cincinnya sudah tertelan ke dalam perut. “Bedah saja perutnya. Tuman!” dengus Jingga menatap kesal adik bontotnya yang duduk memeluk angsanya. Takut mereka beneran akan menyembelih bestinya. “Jangan! Nanti Nes minta papa ganti cincinnya ya, Bang Liam,” ucapnya memelas. Liam meringis. Ingin sekali mencekik angsa kurang ajar yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN