Gelagat Mencurigakan

1588 Kata

~POV KARIN~ ??? "Sedang apa Mbak Ranti di sini?" tanyaku. Kaget melihat dia ada di kamarku seraya mencoba perhiasan dan berkaca. "Eh? K–Karin." Dia langsung gelagapan. Membuka perhiasanku kembali, lalu dengan cepat mengembalikan ke tempatnya. Sudah dari seminggu yang lalu, Mbak Ranti akhirnya bekerja sebagai pembantu di sini. Cucu Bi Wati wafat. Jadi, beliau terpaksa cuti dan pulang kampung. Tanpa berpikir macam-macam, aku dan Mas Fandi sepakat memberi Mbak Ranti pekerjaan sementara waktu sampai Bi Wati kembali. Tadi, aku sempat bilang mau pergi ke rumah Ayu padanya. Tak kusangka, ponsel yang tertinggal membuatku tanpa sengaja memergoki kelakuan tidak sopannya ini. "Kamu lancang, ya, Mbak. Siapa yang nyuruh Mbak masuk ke kamar ini?" tegasku dengan tatapan tajam. "Maaf, Rin. Aku ...

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN