Dilema

1250 Kata
*** akhirnya Puja datang setelah sekitar sepuluh menit aku menunggunya . aku lihat dia membawa sebuah bungkusan kecil . rasa hatiku masih sama, deg deg ketika bertemu Puja . ini adalah pertemuan pertamaku dengan Puja setelah hampir dua tahun dia meninggalkanku . " maaf membuatmu menunggu lama " ucap nya . " ah tidak mengapa , aku baru sepuluh menit duduk disini sambil menikmati udara disini " aku berusaha berpaling dari tatapan matanya " ini aku bawakan cemilan kesukaanmu , aku masih ingat semua yang kau suka dan tidak kau suka " bujuk Puja padaku ternyata dia masih ingat dengan semua yang aku suka . dia masih sering mengucapkan kata maaf setiap kali dia membuat ku menunggu. dia masih tau makanan kesukaanku . handphoneku berdering . lalu ku lihat di layar pipih milik pribadi ku ini . tertera nama Ridwan . " ahh sudah dua puluh dua kali panggilan tidak terjawab dan empat puluh pesan yang belum aku baca " aku merasa menyesal menutupi semua dari Ridwan . hening antara aku dan Puja membuat suasana menjadi canggung . hanya aja bunyi dedaunan ditiup oleh angin yang menimbulkan suara riuh sendu ditelinga yang mendengarkannya . aku dan Puja masih sama - sama mencintai alam, menikmati segala bentuk yang berhubungan dengan alam . " maaf ... maaf ... maaf ... kau harus tau bukan ingin ku untuk membatalkan pernikahan kita . bukan ingin ku menghancurkan segala mimpi kita berdua , aku pergi bukan karna wanita lain " tutur Puja sambil berurai air mata " apa kau tidak memikirkan posisiku saat itu ? bagaimana aku menjelaskan kepada orang tua ku , nasib kuliah ku yang hampir hancur karna mu " tegas ku pada Puja " aku tau , aku mengerti , oleh karna itu aku datang hari ini padamu . menjelaskan segalanya . ini semua menjadi beban untuk diriku , satu setengah tahun yang lalu karir ku begitu hancur . aku takut kau takkan siap dengan yang aku hadapi , aku takut malah kau meninggalkan ku nantinya , aku takut tidak memberikan yang terbaik untukmu " Puja berusaha menjelaskan kepadaku . " kau pikir aku wanita yang ingin hanya enak saja ? kau pikir aku wanita yang hanya ingin harta mu saja ? begitu rendah aku dimata mu " ucap ku dengan emosi aku tidak habis pikir dengan pola pikir Puja yang menganggap ku akan meninggalkan dia dalam posisi terburuk karirnya . begitu rendah aku dimatanya . padahal selama ini aku mencintainya secara tulus . tanpa embel dan syarat apapun itu . tapi ternyata dia hanya menganggap ku seorang wanita matre yang hanya butuh harta dari nya . rasa benci dihati ku mulai muncul untuk Puja . begitu dia menganggap ku ternyata . " aku tidak menganggap mu begitu . aku hanya takut tidak bisa memberikan yang terbaik untukmu setelah kita menikah . aku takut kau kecewa nantinya . dan dibalik itu semua aku menderita gagal ginjal yang aku tutupi dari kau " jelas Puja deg .. apa ? gagal ginjal ? Puja menderita gagal ginjal selama ini ? begitu sakitnya dia selama ini tanpa aku ketahui . mulai muncul rasa sesal didadaku setelah mendengar penjelasan Puja . aku tidak tau jika dia menderita gagal ginjal selama ini . " aku kembali setelah pengobatan cangkok ginjal ku selesai . aku menemukan seorang pendonor yang ginjalnya cocok untukku . aku datang untuk mengungkapkan penyesalan sekaligus rasa cintaku untukmu . maafkan aku " pinta Puja padaku dalam kondisi begini aku tidak bisa berfikir apa - apa , aku juga memikirkan perasaan Ridwan kalau dia tau ini semua . aku takut Ridwan kecewa jika tau tentang Puja , apalagi aku bertemu dengan Puja . aku memutuskan untuk pulang ke kos . beralih dari semua tentang Puja agar tetap fokus kepada Ridwan . aku buka benda pipih smartphone ku . aku buka satu per satu pesan dari Ridwan . aku mencoba menghubungi Ridwan . aku kirimkan pesan kepada Ridwan " maaf sayang , tadi aku ada bimbingan dengan dosen pembimbingku, aku diberitahu dadakan dari pembimbingku " aku terpaksa berbohong kepada Ridwan agar tidak ada salah paham antara aku dan Ridwan . aku masuk ke dalam kamar mandi membersihkan diri . berharap agar dapat berfikir tenang selepas ini . dan aku lanjutkan mengisi perut ku yang sudah mulai keroncongan . " ternyata capek juga memikirkan hati sendiri " pikirku . dilema rasanya antara percaya omongan Puja atau melanjutkan hubunganku dengan Ridwan . entah bagaimana nanti aku menjelaskan kepada Ridwan jika Ridwan tau segalanya . tapi aku tidak boleh berubah sikap kepada Ridwan . bagaimana pun hubungan ku dengan Puja sudah selesai sebelum aku bertemu dengan Ridwan. *** " aku harap kau terima kembali aku hadir dihatimu . maafkan aku . dan kita lanjutkan kembali rencana pernikahan kita yang tertunda " pesan dari Puja aku harus bisa mengambil keputusan . aku tidak ingin sakit untuk kedua kalinya . dengan aku memberikan kesempatan kepada Puja sama saja aku memberikan ruang untuk dia menyakitiku kembali . tidak ada jaminan untuk dia tidak melakukan hal yang sama kembali . aku harus tegas . aku harus bisa menentukan pilihan . tidak selama nya aku bisa menjalani kehidupan dengan dua hati yang aku tidak tau bagaimana nanti akhirnya . aku akui aku rindu dengan hadir Puja . tapi aku belum bisa memaafkan segala yang dia lakukan kepadaku . karna nya keluargaku malu dikampung sana . apa dia tidak memikirkan orang tua ku . lama - lama aku memikirkan mereka berdua membuatku frustasi . tapi bagaimana dengan Ridwan nantinya . apa kata keluarga Ridwan kalau tau aku mengakhiri hubungan kami hanya karna masa lalu ku kembali padaku . dan aku memilih masa lalu ku itu . lebih baik aku coba mengistirahatkan diri ku sendiri dari segala pikiran ku tentang Ridwan dan Puja . " skripsi ku saja belum selesai . malah mereka berdua yang berputar - putar dalam otakku " pikirku *** pintu kos ku diketuk tiga kali . aku berfikir " tumben ada yang ketuk pintu ku , hari ini aku tidak janjian dengan siapa - siapa dan hari ini bukan hari weekend untuk Ridwan datang mengunjungiku " aku coba mengintip melalui jendela kos ku , ternyata tidak ada siapa - siapa diluar . dan aku mencoba membuka pintu . didepan pintu ada sebuah bungkusan dan bunga mawar merah . dan ada secarik kertas diselipkan dibunga tersebut . aku mulai membuka dan membaca pesan dari siapa bungkusan ini . " selamat pagi . sarapan pagi nya dimakan ya . mawar merah nya untuk menemani semangat mu . aku belikan bubur ayam kesukaan mu biar hari ini semangat untuk menyelesaikan skripsi mu. Puja- " benar saja dia mengirimiku makanan dan bunga kesukaan ku . apa - apaan ini , dia sedang berusaha mengambil hatiku dan membujukku agar mau memaafkan dia dan kembali lagi dengannya . aku buka bubur ayam favorit ku . " bau bubur ini masih sama seperti waktu aku sering memakannya . masih harum , perutku jadi keroncongan mencium baunya " *** " pagi sayang .. semoga hari ini yang engkau rencanakan berjalan lancar yaa " pesan dari Ridwan " selamat pagi kekasih .. terimakasih .. semoga pekerjaanmu berjalan lancar dan rencana nya hari ini aku mau mengajukan untuk sidang skripsi tiga hari lagi , doakan aku yaa " mood baikku membalas pesan dari Ridwan , rasanya ada bahagia lain ketika mendapat pesan dari Ridwan . *** rencana ku hari ini menyelesaikan sidang akhirku . sebentar lagi aku resmi menjadi seorang Sarjana dan semoga saja orang tua ku bangga dengan ini semua .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN