*
*
" apa ini ? " tanya ku ketika ridwan memberikan ku dua tiket liburan
" kau suka bali bukan ? " tanya nya
" iya , impian ku " jawab ku
" karena itu impian mu akhirnya aku memutuskan membelikan tiket liburan sebagai hadiah wisuda mu " jelas ridwan
" tetapi ini begitu mahal , nanti seluruh tabungan mu terkuras , atau kita sama - sama membiayai saja , aku juga punya tabungan " pinta ku takut ridwan akan tersinggung
" kau tenang saja , aku sudah menyiapkan semua ini sebelum nya , disana sudah ada tiket pesawat, resort pribadi , kendaraan sebagai akomodasi selama disana " beber ridwan padaku
aku bahagia ketika diperlakukan begitu berarti oleh ridwan , ternyata selama ini dia mencari tau segala tentang ku , sesuatu yang tidak pernah aku dapatkan selama menjalin hubungan dengan puja . tidak terasa air mata ku menetes dari mata ku yang coklat .
" jangan menangis , kau mau aku dipikir menyakiti mu oleh orang disini " ledek ridwan
aku memanyunkan bibir ku mendengar ejekan ridwan , yang benar saja dia meledek ku begitu . awas saja kalau aku juga punya alasan untuk meledek nya .
" tapi ini ada dua tiket , sedangkan aku cuma sendiri " tanya ku
" kau pikir aku akan membiarkan mu pergi sendiri bersenang - senang ? apa jadinya jika ada yang menggoda mu dan menawarkan diri untuk jadi kekasih mu ? " goda ridwan
bisa - bisanya dia berfikiran seperti itu , menyebalkan sekali , aku melotot melihat ke arah ridwan .
" kau tak usah berlagak ingin memakan ku , nanti aku duluan akan menerkam mu " ledek nya
*
*
aku kembali ke kos an , dengan memegang tiket pesawat beserta hotel yang diberikan ridwan , akhirnya liburan juga pikirku , tetapi aku memutuskan tidak memberitahu pada ibu dan mas putra jika aku pergi bersama ridwan .
" hellaawwww BALI i'm coming " teriak ku bahagia
aku sedang sibuk membereskan satu persatu barang - barang yang akan aku perlukan ketika di bali nantinya , termasuk camera agar potret ku menjadi lebih bagus , gpp lah kali ini lebay dulu pikirku .
aku mencari di google informasi - informasi tentang yang aku butuhkan di bali nantinya . ternyata keberuntungan sedang berpihak padaku , lusa diadakan tari kecak dan tempatnya tidak jauh dari hotel yang sudah dipesankan ridwan .
sepertinya hotel yang dipesankan ridwan berada ditempat strategis untuk aku menjangkau apa yang aku butuhkan . sepertinya aku juga harus membawa tabungan ku , tidak mungkin aku meminta pada ridwan nantinya jika ingin berbelanja pikirku . aku coba mengecek isi saldo tabungan ku , ahh masih bisa aku gunakan sekitar lima belas juta rupiah pikirku . aku tidak sabar menunggu hari esok .
*
*
aku menuruni anak tangga kos ku dan akan segera menuju bandara , rencana ku hari ini aku lebih baik memesan taksi online , aku juga tidak menitip pesan pada ridwan untuk menjemput ku terlebih dahulu , sudahlah pikirku .
" selamat pagi tuan putri, ayo kita berangkat " ucap seseorang pria
" kau ... kenapa bisa disini ? bukannya kita akan berangkat ke bali " ucapku kaget
" apapun tentang kau akan selalu ku ingat , meskipun kau lupa mengucapkan kata meminta aku menjemput mu , akan lebih dahulu aku lakukan itu " ucap ridwan
Ridwan memang penuh dengan kejutan , yang dia lakukan padaku selalu membuat ku merasa menjadi wanita paling beruntung , semoga ini selalu untuk selamanya pintaku dalam hati .
*
*
kami sudah berada di pesawat dan segera menuju Bali . perasaan ku sangat bahagia , akhirnya bisa juga liburan ke Bali ucapku dalam hati . perjalanan dari Jakarta menuju Bali memakan waktu kurang lebih dua jam perjalanan udara . aku sedikit merasa mabuk udara , apa karna aku lupa untuk sarapan ya gumam ku .
ridwan melihat ku sedikit pucat , bergegas dia menggosok - gosok punggung ku , menggenggam tanganku agar tetap hangat .
" kau pasti belum sarapan makanya sekarang kau mabuk udara " ucap ridwan
" nanti sampai di bandara Bali kita harus segera menuju restoran terlebih dahulu , baru kita ke penginapan " perintah ridwan
aku hanya menunduk lesu , karena terlalu bersemangat akhirnya aku lupa untuk mengisi perut ku . apalagi aku adalah salah satu penderita magh kronis .
*
*
akhirnya pesawat mendarat dengan selamat , ridwan segera menuntun ku menuju restoran yang ada di bandara saja , karena menurut ridwan lebih praktis dan lebih cepat , benar juga pikirku , kalau harus pergi dengan menggunakan mobil lagi nanti aku mabuk darat lagi , tidak mungkin liburan yang aku impikan menjadi ajang mabuk udara dan darat , malu - maluin nanti nya pikirku .
apapun yang aku rasakan hari ini pokoknya tidak boleh merusak momen liburan ku seminggu kedepan selama di Bali . masa iya sudah sampai sini malah jadi mabuk - mabukan , aku merasa malu sendiri mengingat aku mabuk tadinya .
***
akhirnya setelah selesai mengisi perut sekedarnya, aku dan ridwan segera menuju bus hotel yang memang dari tadi sudah menunggu kami, perjalanan dari bandara menuju hotel memakan waktu sekitar kurang lebih satu jam, cukup melelahkan memang.
sampai juga dihotel ini gumamku, aku sudah ingin mandi dan bebersih badan, ridwan segera menuju meja resepsionis dari hotel ini , aku lihat ridwan tampak kesal saat berbicara dengan resepsionis nya.
" ada apa sayang ?" tanyaku pada ridwan
"kemarin aku sudah booking kan dua kamar untuk kau dan aku, tapi ternyata kamar yang aku pesan sudah diberikan pada orang lain dan sekarang hanya tersisa satu kamar" jelas ridwan padaku
" sudahlah terima saja, lagi pula kita sudah ada disini, mau diributkan pun rasanya percuma" pintaku
aku dan ridwan menuju lantai lima hotel ini, dari kamar bisa terlihat jelas keindahan Bali, indah sekali gumam ku, akhirnya impianku ingin kesini terkabul juga.
"kau tidur dikasur saja, dan aku akan tidur disofa" ridwan bergerak mengambil bantal dan selimut
aku hanya mengangguk karna sudah lelah dan ingin segera cepat menuju alam mimpi.