Siang ini Jean dikagetkan dengan keberadaaan tidak terduga Raiden di kantornya, pria itu bahkan tidak mengiriminya pesan lebih dulu. “Heol, aku sedang berganti Raiden Javas!” Suara Jean melengking keras untungnya ruangannya kedap suara jadi bisa di pastikan tidak akan ada yang terganggu dengan suara Jean. Tersangka utamanya bahkan tidak tahu malu malah menggoda Jean dengan menaik turunkan alisnya sambil menatap terang-terangan Jean yang sedang mengancingkan kemejanya terburu-buru, pria tidak tahu malu itu duduk di ranjang dengan tampang tidak berdosa. “lalu?” “apa katamu lalu!..” ulangnya tidak percaya “kenapa kemari?!” tanya Jean galak ia berbalik melihat Raiden dengan tatapan permusuhan sebelum mendengus sebal lalu keluar dari ruangan rahasia yang ada di dalam ruang kerjanya di

