Tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi, Evan hanya menatap lekat ke arah punggung Elyn yang sudah nyaris tak lagi terlihat. Bayangan mungil dengan tubuh ringkihnya yang rapuh, gerak jalannya yang terlihat gontai dan akan jatuh. Sosok gadis mungil yang selalu ingin ia lindungi sepenuh hatinya dengan segenap hal yang mungkin akan rela ia berikan hanya untuk Elyn semata. "Hmmmm.. Sejak dulu dia tidak berubah!" gumam Evan kemudian yang saat ini sedang duduk manis dan menunggu kembalinya Elyn dari kamar mandi. Evan menunggu dengan sangat santun, hatinya masih menyimpan sedikit tanya, namun rasa belas kasih untuk Elyn jauh lebih besar dari apa yang bisa ia bayangkan. Sesekali senyumnya pun terukir lembut saat ia mengingat beberapa tingkah kecil Elyn yang tanpa sengaja terlintas di dalam benak

