64. Ilusi

2421 Kata

Bulan bersinar cukup terang di tengah hutan pinus sekitar kastil tersebut. Suara jangkrik dan katak serta binatang lainnya justru kini yang terdengar. Bahkan suara hembusan angin justru menjadi suara yang paling terdengar jelas di telinga mereka. Berbisik dengan suara dinginnya yang seakan mengiris hati.  Bersamaan dengan suara hening yang muncul, keheningan yang sama pun tercipta di luar kastil tersebut. Semua ikut terdiam dengan hati yang bertanya-tanya.  “Ada yang tidak beres. Tidak mungkin mereka semua seperti ini jika tidak ada hal yang benar-benar genting. Mereka semua itu terlatih!” Apa yang Arisa katakan kini memecah keheningan tersebut, lalu tak ada satu pun dari mereka yang berani masuk ke dalam. Semua terhenti di depan pintu dengan ragu-ragu. Tanpa tahu apa yang akan mereka l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN