Lima Belas: Manis

1748 Kata

"Kak, aneh gak?" Qiana berdiri di hadapan Valdo, laki-laki itu tengah berada di luar kamar, dekat kolam renang dan Qiana datang menghampirinya. Valdo langsung menatap Qiana dari kepala sampai kaki. "sempurna. Cantik" puji Valdo dan dia jujur. Dengan riasana natural, Qiana begitu cantik dipadukan dengan dress merah muda bermodel sabrina, membuat Qiana semakin luar biasa. Simple, tapi mahal. "beneran? cuma ini aja dress resmi yang aku bawa" Qiana masih merasa kurang percaya diri. "iya, cantik beneran." "gak aneh?" "engga sama sekali" "beneran ya?" "iya sayang. Udah yuk. Kita berangkat" Valdo langsung merangkul bahu Qiana. Mereka keluar kamar dan pergi menuju lobi hotel. "sebentar, aku telepon temen aku dulu ya" izin Valdo lalu menjauhi Qiana. Lima menit kemudian Valdo kembali. Duduk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN