Ania menumbangkan semua lawan dengan keadaan yang tentunya dalam keadaan sekarat. Sekarang dia mencari keberadaan Daniel, dia sadar ini semua rencana Vilen memisahkan mereka berdua. Ania merasa Deja vu saat mendengar suara tepuk tangan menggema di basement luas itu. Dia berbalik ke asal suara dan mendapati Levin bertepuk tangan ke arahnya dengan membawa Daniel dengan kondisi sangat parah di belakangnya. Dia terkekeh lalu membandingkan keadaan dirinya yang tidak jauh berbeda dengan Daniel tapi senyumnya itu sirna karena menengar seseorang yang menyapanya. “HIDDEN!” Ania merinding mendengar suaara iu, suara yang sudah lama tidak di dengarnya. Suara dari seseorang yang sangat ingin dibunuh—tidak lebih bagus kalau orang itu disiksa secara perlahan-lahan dengan sangat menyakitkan dan

