Daniel kembali ke mansion Ren, tapi dia kembali tidak seperti saat dia pergi tadi. Semangatnya meluap habis di udara, dia tidak menemukan satupun bukti bahkan dia sampai memeriksa semua kamera yang terpasang di setiap mobil di basement. Begitu juga dengan semua bangunan yang ada di depan maupun di samping perusahaan Ren. Semua rekamannya hilang tanpa bekas sedikitpun. “Bagaimana? Apa kau menemukan sesuatu?” “Tidak ada! Semua tempat yang aku datangi hasilnya nihil bahkan aku sempat diusir karena memaksa untuk masuk,” Ucap Daniel kesal. “Mungkin kau dikira orang gila oleh satpamnya,” Ejek Devan yang baru saja bergabung, dia tampak mengucek-ngucek mata karena baru saja bangun. Daniel memicingkan mata kesal dan menimpuk Devan dengan baju basah yang baru saja di lepaskannya, selanjutnya te

