Daniel membaca isi surat itu berulang kali sampai matanya perih, kertas itu berisi tulisan tangan. Buru-buru Daniel memakan nasi goreng yang sudah dibuatnya susah payah, gagal sudah niat untuk tidur ketika melihat isi surat itu, kantuknya sudah melayang entah kemana. Dia mengambil Voyager Legend di dasboard mobil lalu memasangnya di telinga. Daniel memacu kecepatan mobil membelah jalan raya, jalanan lengang karena masih sangat pagi dan itu menjadi kesempatannya untuk memacu mobilnya lebih kencang. Beberapa menit kemudian Daniel tiba di sebuah gedung berlantai tiga puluh yang menjulang tinggi. Dia memutuskan untuk menaiki lift khusus untuk naik ke ruangan Ren yang berada di lantai paling atas. Sebelum masuk dia melakukan proses pengamanan tinggi, scanning retina mata sidik jari serta DN

