Ania Pov Aku menggelengkan kepala pelan untuk menghilangkan sakit kepala. Tapi gerakan itumalah menambah sakit kepala ku. Rasa mual kembali ku rasakan, dan kepala ku terus berdentam keras. Aku menghela nafas kasar, seolah-olah mampu menghilangkan sakit ini. Rasa sakit ini karena aku tidak makan selama hampir dua hari. Aku yakin ini akan berlangsung satu minggu, dulu hal ini pernah terjadi setelah mereka menyuntikkan cairan aneh itu pada ku. Rasannya memang lebih sakit, tapi aku harus menahannya. Perut ku sangat lapar, tapi saat mencoba makan aku akan langsung mengeluarkan semua isi perut ku. Hanya air putih yang bisa ku masukkan selama dua hari ini, itu pun hanya lima teguk kecil. Aku melirik Elly yang sibuk mencatat pelajaran, dari tadi dia sangat berusaha keras agar aku berbicara d

