Akhtar membuka matanya dilihatnya Vienza yang masih tertidur sambil memeluknya. dia memainkan rambut dan memandangi wajah cantik dan juga manis dipelukannya ini. dia mengingat kejadian tadi malam. Flash back Mereka kembali dari pulau Vaadhoo sekitar jam dua belas malam, mereka menghabiskan waktu berdua ditepi pantai pulau yang indah itu. Vienza banyak bercerita tentang kedua kembarannya dan juga bagaimana hidupnya selama di Fortania. Dan demi tuhan Akhtar ingin sekali mencium seluruh wajah Vienza malam itu. Tapi dia menahannya hingga mereka hampir sampai di bungalow. Saat itu di speedboat Akhtar mencium bibir Vienza dengan lembut, akhtar merasa hampir putus asa terus mencumbu Vienza tapi istrinya itu hanya diam dan membuka mulutnya saja. Saat Akhtar ingin menghentikan c

