“Lee!” Monsung menghentikan mobilnya segera. Kulit Lee mulai berubah. Pucat Pasih seperti Bane. Wajahnya juga menciut, kurus di bagian pipi. Perlahan tanduk juga keluar dari kepalanya. Lee merasa kesakitan yang amat sangat. Laki-laki itu keluar dari mobil sambil meringkuk dan bahkan tak sanggup untuk berjalan lagi. Satu persatu tubuhnya mendapatkan perubahan yang signifikan. Baik Ko Ji maupun Yeoh tak bisa melakukan apapun selain melihat Lee yang terus menerus menahan rasa sakit. “Kita harus lakukan sesuatu! Ko Ji! Bagaimana menanganinya?” desak Monsung yang terlihat lebih panik daripada yang lainnya. Tapi tak ada aksi apapun yang dilakukan Ko Ji. Pria itu diam tak bergeming di tempatnya sambil tertunduk kesal. Ko Ji ingat lagi dengan apa yang dikatakan Bane padanya. “Pergi dari tem

