BAB 47

1220 Kata

“Aku rasanya ingin sekali mencicipimu,” ucap pria itu dengan gamblangnya. Ko Ji berubah menjadi beringas saat mengetahui sang adik mulai terancam. Cengkraman tangan yang ada di lehernya mulai bisa Ko Ji lepaskan secara perlahan. Wanita itu tentu saja merasa terkejut dengan perlawanan yang dilakukan oleh Ko Ji tersebut. Ia kembali menekan, namun Ko Ji berhasil melampaui kekuatannya. Ia terhempas. Sedikit memberikan jarak bagi Ko Ji untuk melesat mendekati So Ji yang nyaris menjadi mangsa empuk pria berambut merah itu. Saling serang dan halau pun tak dapat terelakkan. Ko Ji berhasil menjauhi adiknya dari vampir pemangsa itu. Kini mau tak mau ia harus berhadap-hadapan dengan dua vampir kuat yang belum pernah Ko Ji hadapi sebelumnya. “Siapa kalian sebenarnya?” Wanita berambut perak mengab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN