“Apa maksudmu mengikuti kita?” Monsung melihat ke arah spion. Berharap sesuatu mengikuti mobil yang mereka kendarai. Tapi Monsung melihat tak ada apapun di sana. Mereka sendirian di area gurun berpasir. “Tidak ada apapun —“ “Suara? Kau mendengar suara seperti teriakan?” Ko Ji mengangguk yakin. Yeoh kemudian menutup matanya mencoba untuk mendengar apa yang Ko Ji dengar. Akan tetapi, ia tak mendengar apapun. “Aku tidak mendengar apapun.” “Cuma suara angin.” “Pendengaran Ko Ji berbeda dengan kita. Tentu saja...awas Monsung!” Lee memberi kejutan. Di arah depan, terdapat sebuah benda hitam menancap di tanah secara tiba-tiba. Karena terkejut, Monsung pun membanting stir hingga mereka nyaris terguling. Untungnya mobil kembali dalam keadaan stabil dan mereka semua pun selamat. “Ada apa?

