Tempat Kembali

2524 Kata

Sudah satu minggu lebih berlalu namun, bayangan Rigel yang sedang bergandengan tangan dengan seorang laki-laki masih belum bisa enyah dari pikiran Elnath. Hari pembukaan festival buku adalah menjadi hari terakhir perjumpaan bagi Elnath dan Rigel. Setelah itu, mereka sama sekali tidak berjumpa bahkan saling berpapasan-pun tidak. Elnath sedang duduk seorang diri di ruangannya. Tangannya sibuk memutar-mutar bola baseball yang sengaja Elnath letakan di atas meja kerja. Tatapannya begitu kosong. Meskipun telah mendapatkan maaf dari Rigel dengan begitu mudahnya namun, Elnath belum bisa sepenuhnya merasa tenang dan bisa menjalani hari-harinya di kantor seperti sedia kala. Perasaan bersalah kepada Rigel masih terus menghantui Elnath dan menghambat kinerja Elnath. Beberapa dokumen yang menumpuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN