Happy Reading ^_^ *** Sepuluh hari yang lalu. Lentera Hadiyata mengamati bangunan di belakang tempat gym dengan eskpresi yang campur aduk. Keningnya mengerut dalam kala pandangannya meneliti tempat tinggal Virsha berulang kali. Sulit untuk mendeskripsikannya. Mau disebut apartemen, tapi ukurannya terlalu kecil. Tapi kalau disebut kos-kosan ya terlalu besar. Lentera tidak tahu apakah ada sebutan yang lainnya, tapi yang jelas tempat tinggal itu agak tidak sesuai ekspektasi. Astaga, Arga. Seorang perempuan kamu jadikan selingkuhan dengan segala resikonya dan hanya mendapatkan ini? Dibanding beli tempat gym, bukankah lebih baik bagi dia untuk mengutamakan tempat tinggal selingkuhannya? batin Lentera mengejek. Ia saja malu, tapi bisa-bisanya pria itu tidak merasa malu. Bahkan, tidak ada l

