Happy Reading ^_^ *** “Kamu suruh aku apa? Jangan gila kamu!” Virsha memaki. Ekspresi marahnya tampak jelas, seiring dengan raut mukanya yang semakin memerah. “Aku cuma suruh kamu resign dan menjauh dulu dari aku. Cuma sesimpel itu kok.” Laki-laki tak berperasaan itu, Argani Rahadyan, memberitahu dengan enteng. Mungkin enteng baginya, tapi bagi Virsha ini cukup berat. Bahkan, ini sangat berat. Permintaan Arga seperti seruan untuk Virsha lekas pergi dan sadar diri. Bahkan setelah semua yang sudah ia lakukan demi pria itu. b******k sekali, bukan? “Itu sama dengan kamu membuang aku, Arga!” deru napas Virsha terdengar memburu. Tubuhnya mulai dingin dan ia mulai merasa kehilangan pijakannya. Apa memang begini nasib seorang selingkuhan? Padahal Virsha merasa kalau takdirnya tidak akan seper

