Happy Reading ^_^ *** Dua sejoli itu tampak terburu-buru. Setelah menyelesaikan segala proses administrasi untuk menginap satu hari –lebih tepatnya mungkin hanya beberapa jam saja– Ganendra dan Lentera langsung diantar ke room mereka. Petugas hotel yang bertugas pun paham sehingga memilih tidak mengganggu mereka lebih lama. Pintu ditutup dan sosok Lentera didesak untuk merapat ke dinding. “Sekali lagi aku tanya, are you sure about your request, Lentera Hadiyata?” Lentera tersenyum tipis, lalu mengangguk. “Aku nggak pernah seyakin ini, Ganendra. So, just do it. Make it so good that i’ll never forget it.” “As your wish, sayang.” Ketika Lentera meminta dan Ganendra menyetujuinya, di situlah pergulatan panas tersebut dimulai. Ganendra Tanaka tak segan memberikan ciuman bertubi-tubi di wa

