Part 15

1077 Kata

Lila menatap Mahesa dengan bingung. Lalu dia kembali memandang ke depan. Sebuah nisan bertuliskan nama seruni terlihat di hadapannya. Lila seolah kehabisan kata untuk bertanya pada Mahesa. " Istriku meninggal satu hari setelah melahirkan Arza putra kami. Arza sekarang diasuh mamaku. Terkadang aku kasihan padanya karena dia kurang kasih sayang seorang ibu. Bahkan aku pun terkadang mengabaikannya saat mengingat Seruni." Mahesa berjalan menjauh dari makam menuju ke rumah besar yang berada tak jauh dari makam. " Ayo, kerumahku!." Lila yang awalnya mengekor di belakang Mahesa memilih berhenti berjalan. Memandang ragu punggung pria di depannya itu. Mahesa menoleh kebelakang sambil tersenyum. " Tenang saja. Ada ibu dan ayahku. Aku tidak akan berbuat apapun yang aneh - aneh seperti dipikiranmu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN