Dan di kantor polisilah saat ini Reza, Aldric, Sena, dan caca berada malam ini. Aldric masih gemas dengan ketiga begal disampingnya. Bahkan Aldric tak segan memukuli kepala mereka karena masih emosi. “Udah mas ... Nanti mas kena tindak pidana loh karna kekerasan.” Kata polisi itu. “Coba bapak jadi saya, lihat istri bapak atau anak cewek bapak rambutnya di jambak lalu di pegang-pegang gitu nggak marah??” Tanya Aldric emosi. “Udah Al, Polisi itu yang di depan kamu itu.” “Tolong jelasin kejadiannya.” Caca pun menjelaskan kejadiannya. Ia melewatkan keterangan jika mereka pulang dari klub malam. Mereka pulang dari bermain lalu bannya bocor di tengah jalan sepi tadi karna bannya tertusuk paku. Lalu tiba-tiba mereka bertiga datang dan memalakki mereka. Caca menunjukan tasnya, kalung imita

