Aldric memeluk tubuh Sena. Kegiatan panas mereka baru selesai 10 menit yang lalu. Sena memukulnya sembari mendumel bahwa ia sudah tidak waras karena melakukan hubungan seperti itu dengan Aldric lagi. Sepertinya Sena dikutuk. Aldric mengeratkan pelukannya. Ia mengambil tangan Sena lalu memeluknya. “Aku bakal tanggung jawab kok Sen. Kalau kamu mau, sekarang juga gapapa aku nikahin kamu lagi.” Kata Aldric enteng. Sena berbalik lalu memukul bahu Aldric. Aldric masih memeluknya.“Ini salah kamu ya!!” “Iya salah aku!” Sena semakin gregetan dengan jawaban Aldric. Aldric membuka matanya menatap Sena. “Masih belom capek? Kalau kamu mau aku bisa buat kamu lebih capek dari ini.” “Aldric!! Kamu itu ya- serius dong. Ih, lagian kenapa bisa sih aku malah jadi gini sama kamu! Mikir apa aku ini.”
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


