Gunung Bond memiliki hutan yang lebat dan nyaris tak terjamah kecuali oleh sinar matahari. Pohon-pohonnya yang tinggi menjulang tidak menolak kehadiran Sang Surya sehingga keadaan di dalamnya tidak segelap yang dilihat dati luar. Beberapa Padang rumput yang ditumbuhi bunga liar dengan warna-warni yang cantik membuat kesan menakutkan gunung Bond sama sekali tak terasa. Mungkin itulah yang membuat dua orang perempuan memasuki gunung Bond dengan berlari. Raut ketakutan sangat kentara di wajah mereka yang bersimbah keringat. Sesekali keduanya menengok ke belakang, seolah ada yang mengejar, dan takut jika orang yang mengejar mereka masih mengikuti meskipun mereka sudah memasuki kawasan terlarang gunung Bond. "Kupikir Ayah sudah tidak mengejar kita lagi, Kakak." Perempuan yang lebih muda ber

